Gubernur ingatkan dana desa harus dimaksimalkan

374

Mamuju -LK, Gubernur Sulawesi Barat, H Anwar Adnan Saleh mengungkapkan alokasi anggaran dana desa (ADD) yang kucur setiap tahunnya mesti dimaksimalkan dalam mendukung percepatan pembangunan disuatu wilayah.

“Pemerintah telah mengucurkan ADD setiap tahunnya dengan kisaran Rp1 milyar perdesa. Ini yang harus dimaksimalkan dalam mendukung peningkatan ekonomi pembangunan di desa,” kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh saat mengggelar kunjungan kerja yamg diraangkaikan dengan silaturahmi bersama warga Desa Tenggelang Kecamatan Luyo, Polewali Mandar, Sabtu.

Hadir dalam kunjungan tersebut, Hj. Enny Anggraeny Anwar (istri Gubernur Sulbar yang juga Calon Wakil Gubernur Sulbar), anggota DPR RI dari Gerindra, H. Andi Ruskati Ali Baal MasdarDrs. Mukim , Staff ahli Bupati Polman Bidang Ekonomi, Asrul Aswar, Camat Luyo, M. Najib Hasan, Kades Tenggelang dan warga masyarakat setempat.

Anwar menyampaikan, didaerah ini masih banyak desa yang tertinggal, namun satu persatu telah dibenahi.

Apalagi kata dia,setiap desa mendapat anggaran masing-masing 1 Miliar dalam ADD-nya. Dengan anggaran tersebut diharapkan setiap desa dapat meningkatkan kondisi desanya menjadi lebih baik sehingga tidak ada lagi desa yang tertinggal.

Gubernur yang akan mengakhiri masa tugasnya pada 15 Desember 2016 ini menguraikan bahwa selama ini kerap ingin datang ke Desa Tenggelang, tapi tidak pernah kesampaian karena kesibukan yang begitu banyak. Baru kali ini dapat bersilaturahmi dengan masyarakat di di desa ini karena terlalu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

”Selama 10 tahun rasanya tidak cukup menjadi Gubernur untuk memperbaiki Sulbar ini, karena sampai saat ini masih banyak yang harus dibenahi. Tapi kita harus mensyukuri bahwa Sulbar saat ini sudah keluar dari provinsi tertinggal,” terangnya lagi.

Anwar menyebutkan, Polman ini sudah bukan lagi daerah tertinggal, sudah banyak kemajuannya. Jadi bukan tertinggal, namun karena luas wilayahnya sehingga perlu kerja keras membenahi sampai desa-desa di pelosok.

”Kabupaten Polman merupakan daerah lumbung padi terbesar di Sulbar, kalau tidak ada Kabupaten Polman yang memiliki lumbung padi terbesar maka daerah lain bisa kelaparan. Kita sudah menyiapkan bantuan pertanian, sudah menyampaikan kepada Menteri Pertanian. Apabila masih ada bantuan yang dirasakan kurang, maka akan ditambah lagi,” ucap Anwar.

Anwar juga mengatakan, pada 15 Desember 2016, jabatannya sebagai Gubernur sudah berakhir dan nanti diteruskan pelaksana tugas Gubernur.

“Ingat tanggal 15 Februari 2017 adalah hari pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar. Saya mengajak untuk memilih pemimpin yang dapat meneruskan estapet kepemimpinan di daerah ini,” pesan Anwar.

” Apabila dirinya datang kembali ke desa ini, bukan lagi sebagai Gubernur tetapi akan mengkampanyekan ABM (Ali Baal Masdar, Calon Gubernur Sulbar). Sangat berterima kasih untuk semua masyarakat Desa Tenggelan atas kehadirannya, (Mul)